Modernisasi Pertanian di Kabupaten Majalengka
By Admin

nusakini.com - Bulan Februari merupakan saat panen padi pada sebagian wilayah di Kabupaten Majalengka salah satu diantaranya di desa Leuwiseeng yang masuk wilayah Kecamatan Panyingkiran Kabupaten Majalengka.
Untuk pertama kali panen di wilayah tersebut menggunakan mesin pertanian modern dimana prosesnya lebih cepat hasilnya berupa gabah yang langsung masuk ke dalam karung.
Tim pengawalan UPSUS PAJALE (Upaya Khusus Padi Jagung Kedelai) Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian hadir pada panen padi di Kabupaten Majalengka. Selain Babinsa, penyuluh, mantri tani, dan petani, masyarakat sekitar juga turut menyaksikan kegiatan panen tersebut, Kamis (8/2/2017)
Pada panen tersebut salah seorang petani mengemukakan harapannya bahwa anak-anak muda hendaknya dapat belajar bagaimana bertani secara modern.
sumber: Biro Humas Kementan
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Majalengka, sampai dengan minggu pertama Bulan Februari 2017, terdapat peningkatan LTT (LUAS TAMBAH TANAM) periode Oktober 2016-Maret 2017 sebesar 1.979 Ha atau 3,91% dari LTT periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 50.620 Ha menjadi 52.599 Ha.
sumber: Biro Humas Kementan
Hasil analisa juga menunjukkan adanya perubahan perilaku petani dalam menaman padi, dimana puncak musim tanam periode Oktober 2015-Maret 2016 terjadi pada bulan November 2015, sedangkan pada periode Oktober 2016-Maret 2017 puncak musim tanam terjadi pada Desember 2017. Dengan melihat perbedaan tersebut diharapkan puncak musim tanam berikutnya akan terjadi pada bulan Maret-April 2017.(p/mk)